Sejarah & Pengertian Website

Website

Sejarah & Pengertian Website

Pengertian Website

Website adalah sebuah halaman atau sekumpulan halaman web yang saling terhubung dan dapat diakses dari seluruh dunia, selama terkoneksi ke jaringan internet.

Setiap halaman website memiliki alamat unik yang dikenal sebagai URL (Uniform Resource Locator). Situs web dapat berisi berbagai jenis informasi, misalnya teks, gambar, video, dan audio. Selain itu, website juga bisa memuat fitur interaktif seperti form kontak, komentar, atau chatting.

Website terdiri dari dua elemen utama, yakni client-side dan server-side.

Client-side website adalah bagian situs yang terlihat oleh pengguna melalui browser, seperti Google Chrome atau Internet Explorer. Bagian ini tersusun atas HTML, CSS, dan JavaScript untuk merancang dan menampilkan halaman web.

Sebaliknya, server-side website adalah bagian website yang tersembunyi oleh pengguna, dan berisi file dan data yang diolah oleh web server. Bagian server-side ini terdiri dari bahasa pemrograman, seperti PHP, Python, atau Ruby on Rails.

Sejarah Website

Sejarah Website pertama kali muncul di dunia pada tahun 1991 oleh seorang ahli komputer berkebangsaan Inggris yaitu Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee. Ketika merancang website, Tim bermaksud untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja.

Akhirnya pada tanggal 30 April 1993, CERN (laboratorium tempat Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.

Web 1.0

Web 1.0 merupakan generasi pertama dari layanan internet berbasis web. Pengguna hanya bisa membaca dan mencari, serta melihat-lihat informasi yang ada dalam sebuah web tanpa bisa melakukan interaksi lainnya. Bisa dikatakan pada saat itu, tipe Web 1.0 hanya menggunakan komunikasi 1 arah. Sehingga pada saat itu web tipe ini seolah-olah berperan sebagai papan pengumuman yang dihadirkan secara digital.

Web 2.0

Web 2.0 merupakan generasi lanjutan dari web 1.0 yang dikenal dengan istilah Web Sosial. Web 2.0 mengacu pada situs web yang menekankan konten yang dibuat pengguna, kemudahan penggunaan, budaya partisipatif, dan interoperabilitas (yaitu, kompatibel dengan produk, sistem, dan perangkat) untuk pengguna akhir.

Web 2.0 pertama kali diciptakan oleh Darcy DiNucci pada tahun 1999 yang kemudian dipopulerkan oleh Tim O’Reilly dan Dale Dougherty pada Konferensi O’Reilly Media Web 2.0 pertama pada akhir 2004. Tidak seperti web 1.0 yang bersifat statis atau komunikasi satu arah, web 2.0 memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dan berkolaborasi satu sama lain melalui dialog media sosial sebagai pembuat konten buatan pengguna dalam komunitas virtual.

Web 3.0

Merupakan generasi ketiga dari layanan internet berbasis web, web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001 ketika Tim menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman web.

Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.

Jika berbicara tentang web 3.0, maka erat hubungannya dengan konsep Web Semantik. Dimana web dapat dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tetapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 ini sebagai Web Semantik itu sendiri.

Web 4.0

Web 4.0 dapat digunakan untuk membantu kita dalam pencarian  informasi,  penyimpanan  history  pencarian,  ataupun mempertemukan orang-orang yang mencari informasi serupa. Web 4.0 sendiri merupakan private secretary dalam bentuk organisme buatan.

Sebuah alat  dimana  aplikasi  merekam  rutinitas  yang  kita  lakukan  yang  seluruh  rutinitas tersebut  bisa  diketahui  oleh  aplikasi  komputer, program, tools ataupun device  yang  kita miliki yang dijalankan secara online.

Selain itu, Web 4.0 juga dikenal dengan istilah revolusi industri, yang artinya gelombang keempat dari perjalanan dan perkembangan revolusi industri dan web. Secara sederhana, Web 4.0 dapat dipahami sebagai perkembangan teknologi website yang mengarah pada otomasi dan pertukaran data terkini secara mudah dan cepat yang mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala, komputasi awan, dan juga komputasi kognitif.

Fungsi Website untuk Anda Ketahui

Secara umum, website berfungsi sebagai sarana informasi terkini untuk dibaca oleh pengguna internet (netizen). Namun selain itu, terdapat fungsi website lain yang tak kalah penting, seperti:

1. Membangun Branding Bisnis

Pertama, fungsi website adalah untuk membangun branding. Bagi yang belum tahu, branding adalah aktivitas untuk mempromosikan atau memasarkan sebuah merk bisnis.

Di era digital, situs web adalah sarana yang tepat untuk memperkenalkan bisnis ke khalayak luas. Dengan website, pemilik bisnis dapat lebih mudah menampilkan profil bisnis, visi misi, hingga produk atau jasa yang ditawarkan.

2. Menyediakan Informasi Produk dan Jasa

Berikutnya, fungsi website adalah sebagai sarana untuk menyediakan informasi yang lengkap dan detail tentang bisnis, produk, atau jasa. Informasi yang tersedia di website dapat membantu calon pelanggan dalam mengenal produk atau jasa yang ditawarkan.

Informasi yang tercantum dengan jelas pada halaman web juga pastinya akan membantu meningkatkan kepercayaan calon pelanggan terhadap merk atau bisnis Anda.

3. Menjual Produk atau Jasa secara Online

Selanjutnya, kegunaan website adalah sebagai platform untuk menjual barang atau jasa secara online. Di era digital seperti sekarang, banyak pelanggan lebih memilih membeli produk secara online, karena lebih mudah, cepat, dan praktis.

Dengan membuat website toko online, Anda sebagai pemilik bisnis dapat membuka akses bagi pelanggan untuk membeli barang kapan saja dan dari mana saja.

4. Meningkatkan Keterlibatan Pelanggan

Fungsi lain dari website adalah untuk membantu meningkatkan keterlibatan atau engagement pelanggan. Nah, engagement adalah interaksi audiens dengan bisnis Anda dalam ranah online, seperti di media sosial atau website.

Dengan memanfaatkan teknologi interaktif seperti blog, forum, dan live chat, pengunjung dapat berinteraksi baik dengan pengelola bisnis maupun pengguna lainnya. Hal ini akan membantu meningkatkan engagement dan menciptakan hubungan lebih dekat antara pelanggan dan bisnis.

5. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Terakhir, manfaat website adalah untuk membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan. Dengan menyediakan informasi yang lengkap, mudah diakses, dan dapat dipercaya, website akan meningkatkan citra bisnis dan memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Dalam jangka panjang, hal ini akan membawa keuntungan bagi bisnis. Baik itu dalam hal loyalitas pelanggan, maupun peningkatan omzet bisnis.

Sampai di sini, Anda sudah memahami pengertian website, sejarah perkembangan website, sampai fungsi dan kegunaan website. Berikutnya, kami akan membahas unsur-unsur penting dari sebuah website.

Unsur-Unsur Website

Berikut adalah lima unsur penting yang wajib ada di dalam sebuah website:

1. Domain

Domain adalah alamat atau nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi situs web di internet. Sebuah domain biasanya terdiri dari nama domain unik dan ekstensi domain seperti .COM, .ORG, atau .NET.

Domain yang unik, mudah diingat, dan relevan dengan bisnis akan mempermudah pengunjung dalam mengakses website Anda.

2. Hosting

Hosting adalah server di mana website Anda akan disimpan, sehingga dapat diakses melalui internet. Hosting yang baik dan andal akan menjamin website Anda selalu cepat dan stabil ketika dibuka pengunjung.

Terdapat banyak jenis hosting yang tersedia, mulai dari cloud hosting sampai VPS hosting. Anda bisa memilih jenis layanan hosting yang sesuai kebutuhan dan budget Anda.

3. Bahasa Pemrograman

Unsur-unsur website berikutnya yaitu bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman adalah bahasa khusus yang digunakan untuk membuat jenis software, salah satunya website.

Bahasa pemrograman populer untuk pengembangan website, di antaranya HTML, CSS, JavaScript, dan PHP. Website yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman yang tepat dapat menjadikan situs web jadi lebih interaktif dan fungsional.

Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin berkembang hingga melahirkan CMS (Content Management System). CMS adalah software yang memungkinkan Anda untuk membuat dan mengelola website dengan lebih mudah.

Dengan CMS, cara membuat website bisa dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki keterampilan bahasa pemrograman sekalipun. Contoh software CMS antara lain WordPress, Joomla, dan Drupal.

4. Konten

Konten website adalah unsur vital sebuah situs web selanjutnya. Konten yang baik dan berkualitas akan membuat pengunjung betah berlama-lama di website Anda.

Konten website dapat berupa teks, gambar, audio, video, maupun kombinasi dari semuanya. Konten pada halaman web wajib disajikan secara menarik, informatif, dan mudah dipahami.

5. Desain Web

Desain web adalah aspek yang meliputi tata letak, jenis font, dan elemen visual lainnya yang merepresentasikan konten website. Dengan desain situs web yang baik, pengunjung merasa nyaman dan mudah dalam mengakses informasi yang disajikan.

Desain website juga harus responsif, yaitu dapat menyesuaikan tampilan sesuai perangkat yang digunakan oleh pengunjung.

Penutup

Situs web atau website adalah sebuah atau sekelompok halaman web berisi informasi tertentu yang berada dalam jaringan World Wide Web (WWW) di internet.

Website adalah media penting dalam upaya menyampaikan informasi, membangun branding, serta menjual produk atau jasa secara online. Untuk itu, pastikan Anda menempatkan website pada layanan hosting yang berkualitas.

WAN Solution merupakan Agensi profesional yang bergerak dibidang layanan teknologi informasi.

Seperti Jasa Pembuatan Website, kami juga menyediakan jasa yang sedang trend saat ini yaitu Jasa Pembuatan Aplikasi Android dan IOS Sesuai Permintaan/Custom serta jasa lainya yaitu Jasa Digital Marketing,jasa SEO, Jasa Periklanan Google / Facebook, Lead Generation, Conversion Rate, Jasa Desain Multimedia, Jasa Maintenance Website/Aplikasi/Server.